Detail Cantuman Kembali

XML

potensi energi listrik bangkitan arus laut di selat madura


Selat madura memiliki bentuk mengerucut di ujungnya, hal ini menjadikan perairan Selat Madura memiliki kecepatan arus yang cukup kencang, dikarenakan penyempitan diujung selat. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung besaran, daya listrik yang dihasilkan dari energi arus menggunakan pendekatan formulasi Fraenkel untuk PLTAL. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan formulasi Fraenkel sebagai pendekatan matematis dalam mengubah energi kinetik arus laut menjadi energi listrik di Selat Madura. Penelitian ini menggunakan data turbin Darieus dengan nilai efektifitas sebesar 23% dan turbin helikal Gorlov dengan nilai efektifitas sebesar 35%, serta luas penampang yang digunakan dalam penelitian ini sebesar 40 m2. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data arus pasang surut pada tahun 2013 yang diperoleh oleh Dinas Hidro-Oseanografi TNI AL, serta data arus bangkitan angin pada tahun 2013 yang diperoleh dari BMKG Maritim-Tanjung Perak. Dari hasil pengolahan diperoleh bahwa kecepatan maksimum arus di Selat Madura pada tahun 2013 sebesar 0.583 m/s, dengan kecepatan arus signifikan 0,314 m/s dan rata-rata kecepatan arus sebesar 0,137 m/s pada perairan Gununganyar. dengan demikian nilai listrik yang dihasilkan sebesar 934,302 kW pada arus maksimum, 187,247 kW pada arus signifikan, dan 12,176 kW pada rata-rata arus, dengan menggunakan turbin Darieus, sedangkan turbin Gorlov diperoleh energi listrik sebesar 1421,764 kW pada arus maksimum 284,941 kW pada arus signifikan dan 18,528 kW pada rata-rata arus.
Muhammad, Fa'iq Mumtaz - Personal Name
Supriyatno Widagdo - Personal Name
Giman - Personal Name
624.15.13 Muh p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2015
Surabaya
xi, 53 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...